Clixsense.com

vibrant vitalities

VibrantVitalities.com

prosperousboom

ProsperousBoom.com

traffic G

TrafficG.com - The best site on the net for *free* Website promotion!

Klik di sini .. gabung dengan Eimimo .com

Minggu, 31 Maret 2013

menghitung volume silinder

-->
dengan adanya beberapa jenis motor yang mempunyai teknologi yang dapat dibilang canggih, dan punya spesifikasi yang diatas rata rata motor biasa serta memiliki tekanan kkompresi yang lebih besar maka tidak ada salahnya kita tahu dan belajar tentang kompresi ini..
ok.. cara menghitung kompresi adalah:
E =

VL = volume silinder
VB  = volume ruang bakar
VC =
E = Perbandingan kompresi
VL   =  Volume langkah  ……..  cc
VC  =  Volume kompresi  ……  cc
contoh????
Tentukan volume kompresi sepeda motor Honda Astrea Grand bila diketahui diameter silinder 50 mm dan panjang langkah piston 49,5 mm, perbandingan kompresi 8,8 : 1
Solusi:
D = 50 mm = 5 cm
 L = 49,5 mm = 4,95 cm 
 E = 8,8
VL =   x D2 x L
=   x 52 x 4,95
= 0,785 x 25 x 4,95
 = 97,19 cc                         
VC =
   = 12,46
jadi, volume kompresi motor tersebut adalah 12,46cc!!

tambahan:
Perbandingan Kompresi
Nilai Oktan
6 : 1
81
7 : 1
87
8 : 1
88
9 : 1
90
10 : 1
92
11 : 1
95
12 : 1
98
Biar ngga nglitik …
semoga bermanfaat dan bila ada kekurangan mohon komentarnya  !

Menghitung Volume Silinder
Volume silinder atau cylinder capacity adalah volume ruang dari ruang bakar mesin yang dihitung saat piston berada di TMB (titik mati bawah) sampai posisi TMA (titik mati atas). Jadi yang dihitung adalah volume pergerakkan piston dari TMB ke TMA, atau sebaliknya. Sedangkan volume ruang di atas piston saat di posisi TMA disebut volume ruang bakar atau combustion chamber. Volume ini bukan termasuk volume silinder.
untuk menghitung volume silinder kita perlu tahu dahulu rumusan yang dipakai.
Volume silinder biasa disimbolkan dengan VL, dengan satuan cc (centimeter cubic) ada juga yang memakai satuan cf (cubic feet) dan cubic inchi.
VL =  xx S x n.
       = 0,785 x x L x n
Dimana :
VL : volume silinder (cc ato cm3)
D : diameter silinder atau piston (cm)
L : panjang langkah piston (cm) atau jarak antara TMA ke TMB.
n : jumlah silinder.
Oke, kalau sudah tahu rumus nya, kita bahas masing2 variable...
•0,785 adalah konstanta, sebenarnya didapat dari penyederhanaan rumus  
  . Karena rumus volume silinder sama dengan rumus volume tabung.
•D adalah bore atau diameter dari silinder dalam yang diukur dengan alat bore gauge (atau pake' jangka sorong/ mistar geser jika tak memiliki bore gauge) atau juga diameter piston dengan micro meter.
•L adalah stroke atau panjang langkah piston adalah jarak antara TMA sampai TMB.
•n adalah banyak nya silinder. Contoh: mesin CBR 1000cc 4silinder, berarti n=4. Mesin Yamaha Scorpio 225cc 1silinder, n=1.
Nah, jika sudah memahami variable rumus diatas, kita coba menghitung volume silinder.
Coba lihat data atau spesifikasi teknis mesin yang ada di brosur penjualan motor atau mobil.
Biasanya tertulis bore x stroke = 50 x 55 mm (Honda Beat satu silinder).
Maka, rubah satuan mm menjadi cm.
D = 50 mm= 5 cm, L = 55 mm= 5,5 cm.
Maka, volume silinder
VL = 0,785 x
 x 5,5 x 1
VL = 107,93 cc
Dibulatkan jadi 108 cc dibulatkan lagi jadi 110 cc


1 komentar:

  1. Topic anda sangat menarik sekali dan saya suka bisa ikut gabung dan memberi komentar disini
    Salam Berita Otomotif

    BalasHapus